Mohon maaf bila ada kesamaan nama ,tokoh ,cerita ,waktu ,dan tempat. Kemungkinan memang disengaja, Maklumlah . . . namanya juga ngayal .

Apapun boleh dong ټ

Kamis, 04 November 2010

Jalan Jalan ke Hogsmeade {versi~okata.chibi}

Yeah....!
Salju pertama di musim dingin,tahun ketigaku di Hogwarts.

Angin dingin menerpa wajah dan memainkan rambut hitamku. Aku menggigil, segera kurapatkan dan kutudungkan jaket parka hitamku. Hari ini kunjungan pertamaku ke desa Hogsmeade. Aku sedikit berlari ketika melintasi ruang Aula menuju halaman.
kulihat Mr.Flich tengah membantu Prof.McGonagall mengecek surat izin anak-anak kelas 3 yang akan mengunjungi Hogsmeade. Aku tersenyum kepada PopsRavenclaw dan poppydancy ketika melewati segerombolan murid Ravenclaw. Kupilih menunggu di tepi lapangan tak jauh dari tempat Prof.McGonagall. Sambil menunggu namaku dipanggil, kukitari pandang, diseberangku kulihat Draco dan kedua atek-ateknya tengah menertawakan Hagrid yang berjalan terseret-seret sambil memikul sebuah kantung besar. Aku mendengus, dasar orang itu, tak pernah berubah sejak dulu. Masih saja sombong dan usil, untungnya dia tak berani menggangguku setelah sempat kumantrai tahun lalu.
' ogttavia Winslime' kudengar Prof.McGonagall memanggilku, segera kuhampiri beliau dan kuserahkan surat izinku yang berwarna biru keemasan.
' Miss.Winslime, apa kau baik-baik saja? Kau tampak pucat sekali' tanyanya sambil memegang bahuku, wajahnya khawatir. Persis seperti Mom.
Aku tersenyum ' Saya baik-baik saja Profesor, hanya sedikit bersemangat hingga susah tidur semalam' terangku menenangkan.
' Baiklah, Rapatkan jaketu, aku tidak mau mendengar ada anak Gryffindor menyusahkanku dihari yang menyenangkan ini' katanya lembut sambil mengecek suratku.
' Tentu Profesorr, aku baik-baik saja'
Beliu mendongak , tersenyum ' Nah, ini suratmu. Selamat menikmati Hogsmeade Miss.Winslime'katanya sambil menyodorkan suratku yang sudah berubah warna menjadi merah Gryffindor,tanda telah diperiksa.
' Terimakasih Profesor, Semoga harimu menyenangkan' kataku.


Setelah mendapatkan suratku, buru-buru kuhampiri mariagracella dan yushafiraputri, ternyata mereka menungguku. Kupikir mereka akan meninggalkanku, karna aku 'sedikit' terlambat. Kami memang telah berjanji akan pergi bersama.
' Hey, maaf aku terlambat' kataku.
' Tenang saja, kami juga baru saja selesai diperiksa' kata mariagracell
' Hahaha, tenang saja putri tidur, kalau kau tidak datang semenit lagi, kami pasti sudah meninggalkanmu' yushafiraputri menimpali.
' Maaf' kataku dengan mimik memelas.
' Sudahlah, kami baik-baik saja. Toh kami tidah menunggumu secara gratis' canda mariagracella
' Aha, akan kutraktir kalian nanti' kataku berjanji.
' Yayaya itu sudah pasti, yuk...' ajak yushafiraputri

Kami pun segera bergegas. Di tengah jalan kami menyapa beberapa teman seasarama kami. expectojhambol yang pergi bersama ikrimmah , riryeah yang bergabung bersama anak Hufflepuff yang kutau bernama NinRex dan evaisher , dan dua perfek kami DythaPuspita , HelmiLlawliet yang pergi bersama ketua asrama kami ikah_kawai .
Sesampainya di Hogsmeade, kami bertiga langsung mengunjungi Madam Rosmeta di The Three Broomstick , cantik dan ramah , pantas saja Ron tergila-gila padanya. Kami memesan 3 cangkir Butterbeer dan sesuai janji aku yang mentraktir mereka :) . Kami memilih duduk ditepi kedai dekat perapian. Bercengkrama sejenak, mengomentari betapa tergila-gilanya Ron kepada Madam Rosmeta, dan betapa cemburunya sepupuku Hermione mengetahui hal itu. Setelah puas bercengkrama dan menghabiskan Butterbeer , kami beranjak melanjutkan tour kami. Memborong permen,gula-gula,dan coklat di Honeydukes Sweetshop. Memuaskan otak jahil kami di Zonkoy's Joke Shop, membeli beberapa Telinga Terjulur ,Cangkir Teh Penggigit, adan selusin Bom Kotoran untuk kami gunakan mengerjai Mr.Flich. Kami juga membeli beberapa pena bulu baru dengan warna biru cemerlang di Scrivenshaft's Quill Shop.
Puas berbelanja kami mampir untuk melihat Shrieking Shack, tempat angker paling terkenal di Hogsmeade. Sesampai disana , suasana sanagt sepi. Hanya ada kami bertiga, kuletakkan belanjaanku diatas batu.
' Bruk...' tiba-tiba ada yang menyenggol tas belanjaan mariagracella hingga isnya berceceran di atas salju. Dia menatapku dan yushafiraputri bergantian.
' Bukan aku' elak yushafiraputri , tentu saja bukan dia. Bahkan tas belanjaannya pun masih ditangan. mariagracella ganti menatapku menuduh.
' Jangan main-main, aku belum memegang tongkat Maria' kataku sambil merentangkan tangan, meyakinkannya. Kami bertiga berpandangan, berpikir cepat. Ada yang tidak beres !!
Kucabut tongkatku, begitu pula kedua temanku. Kami berdiri merapat, saling memunggungi. Waspada.

' Pluk..Pluk...Pluk' tiga bola salju entah dari mana datangnya mengenai kepala kami dengen tepat. Untungnya tudung kami belum diturunkan,jadi tak begitu sakit.
' Hei... siapa kau! Apapun kalian keluarlah...jangan jadi Pengecut !' teriak yushafiraputri tak sabar.
' Bruk...' kini giliran tas belanjaanku yang jatuh, isinya pun tumpah berserakan. Aku menggeram.
' Ada yang tidak beres dengan tempat ini, benar-benar berhantu. Ayo kita pergi'kata mariagracella , kulihat wajahnya memucat, ketakutan. Dia hendak berlari, tapi kutahan. Disaat itulah, kulihat gerakan dari arah rerumputan di depanku.
' Expelliarmus' ucapku cepat mengarahkan tepat ke arah semak tadi. Seekor musang berlari keluar dari semak itu menghindari sabetan mantraku.
' Pluk...Pluk...Pluk...' lagi-lagi  bola salju mengenai kepala kami. Samar-samar kudengar suara ckikikan dari balik batu tempatku menaruh belanjaan. Dan aku kenal suara itu !!
' Lihat... mereka ada disana' kukelabuhi entah apa itu, dengan menunjuk semak yang jauh dari batu itu. Sedetik kemudian tanpa ada yang menyadari, kulontarkan mantra kearah suara cekikikan tadi.
' Petrificus Totalus' cahaya keperakan menyambar sesuatu di udara kosong didekat batu. Angin dingin bertiup lebih kencang menyingkap jubah si pelaku.
' Ternyata benar kau !' kataku santai mengambil memungut jubah yang jatuh didekatku. Kedua temanku menatap si pelaku heran.
' Astaga Harry...Hermione,Ron' seru mariagracella kaget.

Mantraku tepat mengenai Ron, hingga tubuhnya kaku dan disangga oleh Harry. Hermione nyengir, melepas kutukanku pada Ron. Ron menyumpah pelan.
' Hahaha...hebat juga kau tta' kata Hermione,sepupuku sambil tetawa, memantrai belanjaanku dan mariagracella agar kembali ketempatnya.
' Huh...tentu saja, aku sudah berlatih keras liburan lalu' kataku mendengus sambil menyerahkan jubah gaib itu kepada Harry.
' Tunggu, Harry...bukannya kau tak mendapat izin dari walimu? kanapa kau disini?' tanya yushafiraputri . Aku menatap Hermione.
' Stt....jangan bilang pada siapapun , mengerti! ' kata Hermione.
' Tpi....' belum selesai yushafiraputri membantah, terdengar suara mendekat. Buru-buru Harry menutupi tubuhnya dengan jubah gaib. Ternyata phanphin dan arifulAdli.
' Hei...apa yang kalian lakukan disini? Hari mulai gelap, ayo kembali' Seru phanphin .
Kami segera bergegas, Harry membisikan sesuatu pada Hermione yang ada disebelahku.
' Well, Hati-hati jalanan licin' kata Hermione seolah kepada kami, tapi kutau itu ditujukan kpada Harry yang meninggalkan kami, menempuh jalan pulangnya sendiri. Sementara kami terus melanjutkan perjalanan pulang melalui jalan 'Umum'.

2 komentar: